telah menjadi sebuah topik yang tidak perlu dipertanyakan lagi karena semua orang rasanya sudah tau. Israel sebuah nation state yang berasal dari usulan tertulis Theodore Herzl yang kemudian direalisasikan dengan menggunakan tragedi Holocoust sebagai alat. Herzl memaksa negara-negara Eropa yang merasa bersalah atas tragedi tersebut untuk meminta maaf, menyesali dan menebusnya. Eropa merasa menyesalkan menuruti kemauan Israel. Hingga pembentukan nation state yang mengambil tempat di Wilayah PAlestina seperti yang ada sekarang. deklarasi kemerdekaan secara sepihak yang dilakukan Israel pada 1940-an dianggap sah begitu saja.
hari ini, nation state yang telah mengorbankan sebuah kebebasan negara bernama Palestina, tidak merasa puas. belum cukup darah orang PAlestina sebagai tumbal Holocoust. bahakan tidak ada yang menyadari bahwa tragedi kemanusiaan yang berlangsung bahkan lebih dahsyat dan lebi mengakibatkan korban jiwa dibanding dengan Holocoust
tidak usah mempertanyakan ras, tidak usah mempertanyakan agama. cukup tanya diri kita masing-masing sebagai MANUSIA!!!! pantaskah hal sekeji itu dilakukan kepada manusia?pantaskah hal sekeji itu dilakukan oleh manusia??? tanyakan lagi pantaskah Israel di sebut manusia??? dan terlebih lagi pantaskah di kita yang berdiam diri tidak melakukan apa-apa ini dikatakan sebagai MANUSIA?!!!
please do something friend...even just pray, just boikot, just stop loving Israel & USA. coz every dollar that u give to them is a blood
Senin, 21 Januari 2008
all out
2 tahun berteman dengan seorang kawan yang rasanya ia berada antara ada dan tiada.
actually, dia selalu ada tapi keberadaanny tidak pernah eksis.
WHY...???
dia ga pernah cerita, ga pernah bersuara, ga pernah komentar, sekilas terkesan sebagai anak baik yang ga banyak tingkah...
now what???
sebenarnya ga gitu dia nyimpen sejuta rasa, sejuta marah, sejuta sengan, tapi ga pernah ngungkapin karena dia ga pernah merasa keberadaannya eksis.
biacra dari hati-ke hati...hanya hati yang dapat menyentuh hati , right...
temanku yang malang melakukan semua hal sendiri, SEMUA...artinya banyak hal SENDIRI dan SETENGAH2...
kapan dia akan merasa berarti jika ga ada yang memperhatikan dia?
bagaimana orang akan memperhatikan jika pekerjaannya dilakukan setengah hati
laut mati dikatakan laut mati karena ia hanya menampung air tapi tidak mengalirkannya keluar, alias sirkulasinya nol
itu jg yang terjadi dengan otak yang selalu diisi rekaman segala kegiatan tapi tak pernah mengeluarkan out put
so go head dear, all out!!!
actually, dia selalu ada tapi keberadaanny tidak pernah eksis.
WHY...???
dia ga pernah cerita, ga pernah bersuara, ga pernah komentar, sekilas terkesan sebagai anak baik yang ga banyak tingkah...
now what???
sebenarnya ga gitu dia nyimpen sejuta rasa, sejuta marah, sejuta sengan, tapi ga pernah ngungkapin karena dia ga pernah merasa keberadaannya eksis.
biacra dari hati-ke hati...hanya hati yang dapat menyentuh hati , right...
temanku yang malang melakukan semua hal sendiri, SEMUA...artinya banyak hal SENDIRI dan SETENGAH2...
kapan dia akan merasa berarti jika ga ada yang memperhatikan dia?
bagaimana orang akan memperhatikan jika pekerjaannya dilakukan setengah hati
laut mati dikatakan laut mati karena ia hanya menampung air tapi tidak mengalirkannya keluar, alias sirkulasinya nol
itu jg yang terjadi dengan otak yang selalu diisi rekaman segala kegiatan tapi tak pernah mengeluarkan out put
so go head dear, all out!!!
overlap neh
saat kerjaan numpuk, tugas seabrek siapa yang mo disalahin? waktu? kenapa ga diciptain 8 hari aja dalam satu Minggu?
kondisi yang kayak gitu bikin aku terlatih sebagai single fighter (deu...itu sich kata temen-temen lho) tepatnya kata mas Dedik (How are U? kapan ngajar kita lagi)
beside that...pola sosialisasiku dengan teman-teman pun ga normal. orang2 boleh bilang ga percaya ketika aku ngelakoninnya sendiri, tapi apa mau dikata klu aku ga punya waktu untuk konfirmasi ini itu ke teman-teman.
ditambah penyakit idealis akut komplikasi dengan perfeksionis stadium lanjut menempa jiwaku menjadi seorang authoritarian sejati (benarkah...?)
oh some body help me...bantu aku keluar dari cara hidup yang kayak gini....
kondisi yang kayak gitu bikin aku terlatih sebagai single fighter (deu...itu sich kata temen-temen lho) tepatnya kata mas Dedik (How are U? kapan ngajar kita lagi)
beside that...pola sosialisasiku dengan teman-teman pun ga normal. orang2 boleh bilang ga percaya ketika aku ngelakoninnya sendiri, tapi apa mau dikata klu aku ga punya waktu untuk konfirmasi ini itu ke teman-teman.
ditambah penyakit idealis akut komplikasi dengan perfeksionis stadium lanjut menempa jiwaku menjadi seorang authoritarian sejati (benarkah...?)
oh some body help me...bantu aku keluar dari cara hidup yang kayak gini....
inspiring
seseorang bakal disebut leader jika dia mampu mengispirasi orang lain. itu juga yang dilakukan Mustafa kamal,
seorang aktivis kepemudaan dan anggota DPR RI :
Kegetiran tak harus disimpan rapi dalam benak,
biarkan dia membuncah
memecah keheningan
dan membuat malam gemerlap dengan warna-warni
kehidupan yang sesungguhnya
seorang aktivis kepemudaan dan anggota DPR RI :
Kegetiran tak harus disimpan rapi dalam benak,
biarkan dia membuncah
memecah keheningan
dan membuat malam gemerlap dengan warna-warni
kehidupan yang sesungguhnya
Langganan:
Komentar (Atom)