Senin, 21 Januari 2008

mengetuk hati yang punya hati

telah menjadi sebuah topik yang tidak perlu dipertanyakan lagi karena semua orang rasanya sudah tau. Israel sebuah nation state yang berasal dari usulan tertulis Theodore Herzl yang kemudian direalisasikan dengan menggunakan tragedi Holocoust sebagai alat. Herzl memaksa negara-negara Eropa yang merasa bersalah atas tragedi tersebut untuk meminta maaf, menyesali dan menebusnya. Eropa merasa menyesalkan menuruti kemauan Israel. Hingga pembentukan nation state yang mengambil tempat di Wilayah PAlestina seperti yang ada sekarang. deklarasi kemerdekaan secara sepihak yang dilakukan Israel pada 1940-an dianggap sah begitu saja.

hari ini, nation state yang telah mengorbankan sebuah kebebasan negara bernama Palestina, tidak merasa puas. belum cukup darah orang PAlestina sebagai tumbal Holocoust. bahakan tidak ada yang menyadari bahwa tragedi kemanusiaan yang berlangsung bahkan lebih dahsyat dan lebi mengakibatkan korban jiwa dibanding dengan Holocoust

tidak usah mempertanyakan ras, tidak usah mempertanyakan agama. cukup tanya diri kita masing-masing sebagai MANUSIA!!!! pantaskah hal sekeji itu dilakukan kepada manusia?pantaskah hal sekeji itu dilakukan oleh manusia??? tanyakan lagi pantaskah Israel di sebut manusia??? dan terlebih lagi pantaskah di kita yang berdiam diri tidak melakukan apa-apa ini dikatakan sebagai MANUSIA?!!!

please do something friend...even just pray, just boikot, just stop loving Israel & USA. coz every dollar that u give to them is a blood

Tidak ada komentar: